oleh

Ormas LMPI Laporkan Penggunaan Dana Pilkada Lebak ke Kejaksaan

-Lebak-126 views

LEBAK | InteraksiMedia.com – Ormas Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Markas Cabang (Marcab) Kabupaten Lebak, Selasa (19/2/2019) melaporkan adanya dugaan kejanggalan penggunaan dana Pilkada tahun 2018 senilai Rp65,5 Miliar ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak.

Dugaan adanya kejanggalan pada penggunaan dana Pilkada yang dilaporkan ke Kejari Lebak itu disebut pelapor terjadi pada proses kegiatan pengadaan barang dan jasa yang dilakukan pihak sekretariat KPU Lebak.

Ketua Marcab LMPI Kabupaten Lebak Herli Suhendi mengatakan, pada beberapa kegiatan pengadaan barang dan jasa pada Pilkada Lebak tahun 2018 lalu, berpotensi terjadi dugaan tindak pidana korupsi, sebab terdapat banyak kejanggalan.

“Sebagai bentuk kontrol, kami (LMPI) menyampaikan laporan melalui surat resmi ke Ibu Kejari Lebak. Dengan tembusan kami sampaikan kepada Kejati Banten dan Jaksa Pengawas,” kata Herli, usai menyampaikan surat laporan di Kejari Lebak kepada awak media.

Ia barharap, laporan yang disampaikan LMPI Lebak dapat di tindaklanjuti untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan bila ditemukan bukti-bukti lain yang kuat oleh pihak penegak hukum khususnya Kejari Lebak.

“Setelah kami melaporkan, kami akan mengawal sampai tuntas dugaan kejanggalan penggunaan dana Pilkada pada beberapa kegiatan pengadaan barang dan jasa itu,” ujarnya.

Kasi Intelijen Kejari Lebak, Lukman Harun Biya kepada awak media mengungkapkan, laporan secara resmi yang disampaikan LMPI Kabupaten Lebak terlebih dahulu akan disampaikan kepada Kajari. Karena kata Lukman, laporan tersebut langsung ditujukan kepada Kajari Lebak.

“Laporan dari LMPI ini saya terima. Tapi karena laporannya melalui surat resmi dan ditujukan secara resmi ke Ibu Kajari, kita nunggu rekomendasi terlebih dahulu untuk proses  penanganannya dari Ibu Kajari,” katanya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed