oleh

Evaluasi SAKIP, Lebak Mendapat Predikat BB dari Kemenpan RB

BANDUNG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, menerima penghargaan atas prestasi dalam akuntabilitas kinerja tahun 2018 dengan predikat BB.

Raport hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) diterima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Wilayah I Syafrudin di dampingi M. Yusuf Ateh, Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PANRB di The Trans Hotel, Bandung, Senin (28/1/2019).

Deputi Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian M. Yusuf Ateh menyatakan, sebanyak 185 Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi di Wilayah I diberikan hasil evaluasi serta rekomendasi perbaikan yang harus dilakukan pada tahun selanjutnya.

“Rekomendasi itu ditujukan, agar setiap pemerintah daerah mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran sesuai sasaran yang telah ditetapkan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Yusuf.

Menurutnya, evaluasi SAKIP wilayah I dilakukan Kementerian PANRB di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Banten. Rapor SAKIP yang diberikan Kementerian PANRB jelas Yusuf, tidak hanya sekedar menitikberatkan pada nilai yang diberikan.

“Ini menunjukkan bagaimana kemampuan instansi pemerintah melakukan pengelolaan penggunaan anggaran tersebut dapat dipertanggung jawabkan,” jelasnya

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Lebak tahun 2018 diganjar nilai BB oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Senin, 28 Januari 2019.

Bupati Lebak Hj. Iti Octavia Jayabaya mengungkapkan, capaian ini menjadi modal seluruh jajaran dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak untuk terus meningkatkan kinerja dan evaluasi secara maksimal, sehingga SAKIP di tahun 2019 mendapat nilai A.

“Ini buah dari komitmen bersama, konsistensi dan kerjasama kita semua, OPD, dan stakeholders lainnya,” ungkap Iti.

Kemenpan RB kata Iti, dalam melakukan penilaian SAKIP itu menyoroti beberapa hal mulai dari perencanaan kinerja, pengukuran, pelaporan kinerja, evaluasi internal, dan capaian kinerja. Ia berharap penghargaan yang diterima dijadikan motivasi oleh seluruh jajaran dilingkungan Pemkab Lebak.

“Jadikan motivasi kinerja yang lebih baik kedepan. Kami persembahkan apresiasi ini untuk masyarakat dan birokrat Pemerintahan Kabupaten Lebak,” jelasnya. (red/hmsl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed