oleh

Digitalisasi Warnai Kehidupan Masyarakat, Koprasi di Lebak Harus Siap Hadapi 4.0.

LEBAK | Koprasi di Kabupaten Lebak, Banten harus memiliki kesiapan menghadapi revolusi industri 4.0 (for point zero).

Revolusi industri 4.0 merupakan fase keempat dari perjalanan revolusi industri yang di mulai pada abad ke 18 dengan perubahan yang sangat cepat terkait dengan segala dimensi kehidupan dengan wujud adanya sebuah digitalisasi sektor kehidupan.

Sedangkan industri adalah kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan mesin dan istilah 4.0 (four point zero ) merupakan satu nama yang tren otomatis dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik.

Hal itu terungkap dalam sambutan Bupati Lebak yang dibacakan Budi Santoso, Asisten II Setda Lebak, Sabtu (31/8/2019) pada acara perayaan HUT Koperasi ke-72 yang digelar Dinas Koperasi Kabupaten Lebak dan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Lebak di Plaza Lebak.

Menurut Budi, sesuai tema hari koperasi pada tahun ini yaitu reformasi total koperasi di era revolusi industri 4.0. harus di sadari benar bahwa pada saat ini kita tengah berada pada era dimana digitalisasi mewarnai kehidupan keseharian masyarakat.

“Tentunya ini akan menjadi tantangan baru bagi gerakan koperasi dan para pelaku UMKM di Lebak. Koperasi termasuk para pelaku UMKM khususnya di Kabupaten Lebak sudah saatnya memanfaatkan teknologi digital dengan menggunakan platform e-commerce aplikasi retail on-line dan pengembangan aplikasi bisnis lainnya,” katanya.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Lebak Babay Imroni menyampaikan, kegiatan yang digelarnya merupakan puncak dari rangkaian kegiatan HUT Koperasi Nasional Ke-72.

“Banyak produk koperasi dan UMKM yang digelar dalam kegiatan ini. Kegiatan ini diikuti perwakilan koperasi dari 28 Kecamatan di Kabupaten Lebak. Tentu harapan kami Koprasi dan para pelaku UMKM di Lebak ini sudah siap menghadapi revolusi for point zero,” ungkapnya.

Untuk diketahui rangkaian kegiatan Hari Koperasi Ke- 72 Tingkat Kabupaten Lebak dihadiri oleh para Kepala OPD Lebak, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) serta pelaku-pelaku UMKM Se Kabupaten Lebak dan akan berlangsung selama satu minggu sampai tanggal 7 September 2019 bertempat di Plaza Lebak Kota Rangkasbitung. (emo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed